PALU, UPDATE HARIAN — Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Organisasi Rakyat (OR) akan menggelar berbagai kegiatan lingkungan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia pada tanggal 5 Juni 2024.
Melalui keterangan tertulis yang disampaikan oleh Direktur WALHI Sulawesi Tengah, Sunardi Katili, mengatakan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi lingkungan berupa bersih sungai, penanaman pohon, dan pelepasliaran anak penyu hijau (tukik) di Kabupaten Donggala dan Sigi.
“Pelepasan tukik akan dilakukan oleh Yayasan Bonebula, anggota WALHI, di perairan laut Donggala pada Rabu, 5 Juni 2024. Acara tersebut juga melibatkan Pemerintah Daerah, DPRD, dan komunitas lokal,” kata Sunardi, Senin (3/6).
Tujuan kegiatan ini guna mendukung upaya global dalam menyelamatkan populasi penyu dari kepunahan dan menjaga kelestarian ekosistem laut.
Dia menambahkan, aksi bersih sungai dan penanaman pohon dilakukan oleh OR Pengelolaan Hutan Desa (LPHD), Kelompok Pencinta Alam (KPA), Yayasan Ekologi Nusantara Lestari (EKONESIA), dan Yayasan Merah Putih Sulawesi Tengah (YMP Sulteng).
“Kegiatan tersebut, berlangsung di tiga desa, Mantikole, Pulu , dan Lumbudolo”, tambahnya.
Sementara itu, Direktur Bonebula Andi Anwar, mengatakan bahwa 112 ekor tukik akan dilepas di Balai Belajar Pesisir, Dusun Baturoko, Desa Lalombi, Donggala.
Pelepasliaran tukik tersebut merupakan langkah penting untuk menyelamatkan penyu yang semakin terancam oleh perburuan liar, polusi laut, hilangnya habitat pesisir, dan perubahan iklim.
Direktur EKONESIA, Azmi Sirajuddin, juga menjelaskan bahwa 2000 pohon pelindung dan pohon multiguna (MPTS) akan ditanam. Pohon yang akan ditanam meliputi Nantu, Kemiri, Jengkol, Petai, dan Nangka di Desa Pulu, Desa Mantikole, dan Desa Lumbudolo.
Direktur YMP Sulteng, Amran Tambaru, menyatakan bahwa kerjasama dan inisiatif tersebut penting untuk digalakkan setiap tahun. Selain penanaman pohon, aksi bersih sungai juga akan melibatkan KPA Sampelu, LPHD Mantikole, dan LPHD Lumbudolo.











