PALU, UPDATEHARIAN.COM — Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah yang semakin dekat, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) memberikan pandangannya mengenai pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar berpihak pada rakyat, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan.
Ketua LMND Kota Palu, Jalal Arianza, menekankan esensi memilih pemimpin yang tidak hanya mengobral janji, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan serta layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kita memerlukan pemimpin yang tidak sekadar berjanji, namun berkomitmen penuh untuk mengangkat mutu dan aksesibilitas pendidikan serta layanan kesehatan bagi semua golongan masyarakat,” tegasnya.
Jalal juga menyoroti peran vital perusahaan daerah dalam ekonomi lokal. “Perusahaan daerah di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu, harus mampu memberikan kontribusi nyata, terutama dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, tingkat pengangguran di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu, masih cukup tinggi, sehingga diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan kesempatan kerja.
Jalal juga mengingatkan pentingnya memperhatikan pendapatan asli daerah. “Pendapatan asli daerah tidak boleh diabaikan. Ini penting untuk memastikan kesejahteraan masyarakat di daerah kita, bukan hanya berfokus pada pendapatan nasional saja,” tambahnya.
Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar yang menyebutkan bahwa kekayaan alam harus dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, dengan memperhatikan analisis dampak lingkungan.
Dalam momentum Pilkada tersebut, Jalal mengajak masyarakat untuk lebih jeli dalam memilih pemimpin. “Perhatikan ide dan gagasan yang dibawa oleh calon pemimpin dalam membangun Sulawesi Tengah ke depan, khususnya Kota Palu. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks yang sering beredar di media sosial. Cari tahu kebenarannya terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pesannya.
Jalal menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk menjaga persatuan dan kedamaian meskipun berbeda pilihan. “Mari kita jaga daerah kita. Meskipun berbeda pilihan, kita memiliki satu tujuan yang sama, yaitu untuk menjaga dan membangun Sulawesi Tengah agar tercipta masyarakat adil dan makmur. Ini hanya bisa terjadi jika pemimpin terpilih benar-benar berpihak sepenuhnya pada kepentingan rakyat,” katanya.











