Scroll untuk baca artikel
PemerintahanSosial Budaya

Gubernur Sulteng Apresiasi Upaya FKUB Tingkatkan Kerukunan Beragama

×

Gubernur Sulteng Apresiasi Upaya FKUB Tingkatkan Kerukunan Beragama

Sebarkan artikel ini
Ketua FKUB Sulteng, Prof. Zainal Abidin menerima cendera mata dari Pemerintah Provinsi Sulteng. (FOTO : media.alkhairaat.id/Nanang IP)
Ketua FKUB Sulteng, Prof. Zainal Abidin menerima cendera mata dari Pemerintah Provinsi Sulteng. (FOTO : media.alkhairaat.id/Nanang IP)

PALU, UPDATEHARIAN.COM — Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengapresiasi langkah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng yang berkolaborasi dengan berbagai mitra dalam upaya membangun dan meningkatkan kualitas kerukunan di provinsi tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya sebagai Gubernur sangat senang dan bersyukur adanya kolaborasi antara FKUB Sulteng dengan para mitra serta stakeholder terkait, dalam upaya memperkuat kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah,” ucap Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Pemprov Sulteng, Doktor Fahruddin Yambas, di Kota Palu, Kamis (27/6).

Advertising
Contact Us

FKUB Sulteng menggelar kegiatan penandatanganan nota kesepahaman antara FKUB Sulteng dengan para mitra kerja, di antaranya Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulteng, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah, dan Yayasan Tumbuh Baik Sulteng.

Gubernur Sulteng menilai penandatanganan nota kesepahaman tersebut sebagai komitmen bersama untuk membangun kerukunan, toleransi, dan harmoni antarumat beragama di tengah keragaman yang ada dalam kehidupan sosial keagamaan. “Dengan adanya MoU ini, saya berharap dapat menciptakan situasi dan kondisi daerah yang lebih damai dan sejahtera bagi seluruh umat beragama di Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur.

Baca Juga  Jelang Idul Adha Air PDAM Ampana Macet, Warga Berburu Air Hingga Ke Sungai

Gubernur menyatakan bahwa melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, para pihak dapat melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan umat beragama melalui pendekatan moderasi beragama agar umat saling menghormati perbedaan dan bekerja sama untuk membangun daerah.

“Hal ini tentu diikutkan dengan penguatan nilai-nilai toleransi, dan saling mendukung antara satu dengan yang lain, demi mewujudkan Sulteng gerak cepat lebih maju dan lebih sejahtera,” ucapnya.

Gubernur menambahkan bahwa komitmen dan kerja sama yang telah terbangun selama ini patut terus ditingkatkan demi menjadikan Sulawesi Tengah daerah yang aman, damai, dan sejahtera untuk semua golongan.