BUOL, UPDATE HARIAN — Peran strategis Hubungan Masyarakat (Humas) dalam pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buol menjadi fokus utama dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Aparatur Pengawasan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buol.
Berlokasi di Hotel Surya Wisata pada Kamis (21/06), acara ini mengundang Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Buol, Monalisa, S.STP, sebagai pembicara utama.
Monalisa memperluas wawasan peserta melalui pemaparan mendalam mengenai peran esensial Humas dalam menjaga integritas proses pemilihan.
“Humas bukan sekadar pembawa berita, tetapi merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kesadaran publik, menyebarkan informasi yang akurat, dan yang terpenting, membangun kepercayaan antara lembaga pengawas dan masyarakat,” ujar Monalisa dengan penuh antusiasme.
Dalam presentasinya yang menggugah, Monalisa menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan media, dalam upaya pengawasan pemilu yang efektif.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan dalam menghadapi krisis dan konflik.
“Kemampuan untuk memfasilitasi dialog dan mencari penyelesaian damai adalah kunci dalam mempertahankan kepercayaan publik terhadap proses dan hasil pemilu,” tambahnya.
Inovasi menjadi kata kunci lain yang digarisbawahi Monalisa. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan teknologi terbaru guna meningkatkan efektivitas kerja Humas dalam pengawasan.
“Di era digital ini, kita harus cerdas memanfaatkan berbagai platform untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Monalisa juga memberikan pesan yang kuat terkait kehumasan.
“Ingatlah, Humas adalah cerminan dari Bawaslu itu sendiri. Tugas kita bukan hanya memberitakan, tapi juga mengedukasi publik tentang peran vital Bawaslu dalam menjaga demokrasi di tingkat lokal, selain itu pentingnya juga membangun jaringan yang kuat dengan semua pemangku kepentingan, sambil tetap menjunjung tinggi prinsip netralitas,” pesannya.












