Scroll untuk baca artikel
Opini

Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI sebagai ideologi dalam menghadapi westernisasi di indonesia

×

Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI sebagai ideologi dalam menghadapi westernisasi di indonesia

Sebarkan artikel ini
Kader-kader HMI Sulawesi Tengah. FOTO: IST
Kader-kader HMI Sulawesi Tengah. FOTO: IST

Oleh: Moh. Fadli Tandiyajo

[OPINI] UPDATEHARIAN.COM – Nilai-Nilai Dasar Perjuangan Himpunan Mahasiswa Islam (NDP HMI) sebagai ideologi dan doktrin perjuangan, menempati posisi strategis. HMI yang berperan sebagai organisasi perjuangan, berusaha melakukan perubahan dalam masyarakat.

Advertising
Contact Us

NDP memberi petunjuk kepada HMI yang berperan sebagai organisasi perjuangan, berusaha dengan teratur dan terencana untuk melakukan perubahan terhadap semua tatanan masyarakat yang tidak sesuai lagi dengan tuntutan kontemporer, sehingga tercipta suasana baru yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebagaimana dikehendaki menuju keridhoan Allah Swt.

Perubahan sosial yang terus terjadi seiring dengan perkembangan peradaban umat dan bangsa Indonesia, tentu saja memiliki implikasi bagi tumbuh kembangnya HMI di dunia pergerakan pemuda dan mahasiswa. Terlebih lagi bagi HMI yang sudah mencapai titik jenuhnya dalam berorganisasi. Selama masa orde baru, HMI berada dalam comfort zone di lingkungan elite dan kekuasaan. Padahal peran pergerakan pemuda dan mahasiswa yang utama adalah untuk melakukan perubahan, pembaharuan dan pembangunan di dalam masyarakat. HMI dalam hal ini telah kehilangan sentuhan tradisinya untuk melakukan hal tersebut, karena kegiatan perkaderan organisasi telah kehilangan ruh kekritisan dan progresifitasnya, serta berubah menjadi kegiatan rutin belaka.

Baca Juga  Dampak Negatif Mesin Capit Boneka, Pemerintah Tojo Una-una Diminta Segera Bertindak

Dalam menghadapi westernisasi, nilai-nilai ini dapat berfungsi sebagai landasan untuk mempertahankan budaya lokal dan moralitas, sekaligus mendorong adaptasi yang selektif terhadap pengaruh budaya barat, sehingga menciptakan keseimbangan antara modernitas dan tradisi.