Politik

Sejarah Baru: Lima Calon Bupati Perempuan di Sulteng Genggam Nomor Urut Tiga “Woman Support Woman”

Calon Bupati Perempuan di Pilkada Sulteng. FOTO: IST
Calon Bupati Perempuan di Pilkada Sulteng. FOTO: IST

Sulteng, UPDATEHARIAN.COM – Pengundian nomor urut yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dua pekan lalu menciptakan momen bersejarah bagi perempuan di Sulawesi Tengah. Dalam pengundian tersebut, lima pasangan calon Bupati perempuan dari berbagai daerah berhasil secara bersamaan memperoleh nomor urut tiga.

Kejadian ini sangat menarik, dimana nomor ganjil diperoleh itu tidak hanya menjadi angka, melainkan mencerminkan kemajuan signifikan dalam representasi perempuan di dunia politik Sulteng.

Advertising
Contact Us

Pasangan pertama yang memperoleh nomor urut tiga adalah Vera Elena Laruni dan Taufik M. Burhan, calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Donggala. Keberhasilan mereka mencerminkan dukungan kuat dari masyarakat yang mendambakan perubahan.

Di Kabupaten Poso, pasangan dr. Verna Inkiriwang dan Suharto Kandar, yang dikenal dengan akronim “Lovers” (Loyalis Verna-Suharto), juga meraih nomor urut 3 (tiga). Dikenal sebagai pasangan yang optimis untuk meraih dukungan yang signifikan dari pemilih.

Di Kabupaten Tojo Una-una, pasangan Sovianur Kure dan Lucky Lasahido dengan slogan “SOLUSI” juga berhasil mendapatkan nomor urut tiga. Slogan ini menjadi jawaban atas tantangan yang dihadapi masyarakat di Touna, dan menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan solusi konkret dan terukur.

Kabupaten Banggai, pasangan Sulianti Murad dan Samsul Bahri Mang juga mendapatkan nomor urut yang serupa 3 (tiga).

Terakhir, Pasangan Hj. Fatiyah Suryani Mile dan Sudirman Sapat dari Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) juga berhasil mendapatkan nomor urut 3 (tiga) Mereka dikenal dengan slogan “SMILE – Man”, yang diharapkan bisa menarik simpati pemilih melalui pendekatan yang lebih humanis.

Fenomena ini menunjukkan bahwa langkah menuju kesetaraan gender dalam politik semakin nyata, dan nomor 3 (tiga) yang di peroleh itu bisa menjadi pertanda baik bagi ke lima Cabup tersebut dalam meraih kesuksesan di ajang pemilihan yang akan datang, sekaligus mengukuhkan posisi perempuan dalam dinamika politik di Sulteng.

Exit mobile version