Scroll untuk baca artikel
Politik

Langit Mendung Ampana, Iringi Gagalnya Pasangan RETAS Maju Pilkada 2024, Rendy Lamadjido Klaim Ada Politik Uang !

×

Langit Mendung Ampana, Iringi Gagalnya Pasangan RETAS Maju Pilkada 2024, Rendy Lamadjido Klaim Ada Politik Uang !

Sebarkan artikel ini
Pasangan Rendy Lamdjido dan Taslim Lasupu. FOTO: IST
Pasangan Rendy Lamdjido dan Taslim Lasupu. FOTO: IST

Touna, UPDATEHARIAN.COM – Dokumen persyaratan pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-una, H. Rendi Lamadjido dan Taslim Lasupu “RETAS” dinyatatan Tidak memenuhi syarat (TMS) pada Pencalonan Pilkada 2024.

Proses pemeriksaan dan verifikasi yang dilakukan oleh KPU Touna menemukan adanya kekurangan dalam dokumen persyaratan pencalonan RETAS.

Advertising
Contact Us

Rendi Lamadjido, yang dalam keadaan tertekan, menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapinya dalam melengkapi persyaratan tersebut.

Ia meminta kebijakan khusus kepada KPU Touna guna diberikan waktu tambahan demi melengkapi dokumen yang belum lengkap.

Ketua KPU Touna, Ahdin L. Nondo menjelaskan bahwa beberapa dokumen yang bersifat wajib tidak dapat dipenuhi oleh pasangan calon sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dalam upaya memberikan sedikit kelonggaran, Ahdin melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi, beralasan bahwa hal ini menyangkut hak konstitusi setiap warga negara,

“Kami minta waktu sejenak berkordinsi dengan KPU Provinsi secara berjenjang, karena hal seprti ini ada hak-hak konstitusi setiap warga negara “Ujar Ahdin Kamis (29/8/2024).

Baca Juga  Pohon Miring di Uemalingku Touna, Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan Sekitar

Namun usai kordinasi bersama KPU Provinsi, usaha ini tidak membuahkan hasil karena mengingat peraturan PKPU nomor 8 tahun 2024, yang menetapkan batas waktu pendaftaran hingga pukul 23:59 Wita.

Keputusan ini menandai berakhirnya harapan RETAS untuk maju dalam Pilkada 2024, menyisakan kesedihan mendalam bagi para pendukungnya dan menunjukkan betapa pentingnya ketepatan waktu dalam pendaftaran.

Berdasarkan pemantauan media, Setelah keputusan dibacakan dan dokumen RETAS dikembalikan, tiba tiba hujan deras mengguyur kantor KPU Touna, seolah mencerminkan suasana hati yang muram.

UNGKAPAN HATI Ir. RENDI M AFANDI LAMADJIDO

Pasangan Rendy Lamdjido dan Taslim Lasupu. FOTO: IST
Suasana di KPU Touna FOTO IST

Dalam kesempatan yang sama pada pasca-keputusan, Rendi menuding adanya politik pengkhianatan.

Rendi mengklaim bahwa pada 15 Agustus lalu, ia dan pasangannya menerima dokumen B1KWK dari Megawati Soekarnoputri. Namun, Rendi merasa ada pihak yang berusaha menggagalkan pencalonannya,

“Saya bingung kenapa ini terjadi, karena ada permainan, Jujur saja, saya merasa digagalkan untuk maju. Dari pada membuang uang miliaran hanya untuk partai politik yang menjegal saya, lebih baik uang itu diberikan langsung kepada rakyat,” tegas Rendi.

Baca Juga  Polres Tojo Una-Una Gelar Simulasi TFG Mengasah Kesiapan Menjelang Pilkada 2024

Rendy juga menjelaskan tentang perubahan syarat pencalonan dari mahkama konstitusi (MK) dari 20 persen menjadi 10 persen, yang dianggapnya sebagai upaya menekan praktik politik uang dan memberikan kesempatan kepada kandidat dengan figur, meski tanpa kekuatan politik besar. Namun, ia menilai proses demokrasi saat ini masih penuh diskriminasi.

Ia menilai pengembalian dokumen RETAS adalah kekalahan bagi rakyat Touna serta kemenangan bagi politisi pengecut yang sengaja membatasi langkah-langkah mereka.

Rendi menambahkan bahwa hujan yang turun malam ini menandakan alam turut meratapi kegagalan mereka dan ia mengungkapkan daerah Touna butuh perbaikan dan pembaruan yang harus dilakukan,

“Ini langkah politik yang dramatis dimana upaya penjegalan diri saya berhasil dan mudah-mudahan masyarakat bisa menilai, oknum-oknum sperti ini sangat bernafsu untuk merebut keuasaan,” Ujarnya.

Mengutip Al-Qur’an, Rendi menyatakan agar tidak memilih pemimpin yang bernafsu,

“Saya sendiri tidak memaksakan diri untuk maju, tetapi saya diolok-olok seperti orang yang tidak punya uang, saya yakin tuhan tidak tidur dan akan membalas tindakan politisi yang tidak terpuji, Kami akan berupaya melawan oknum yang menjegal kami,” pungkasnya.

Baca Juga  Kabag Ops Polres Tojo Una-una Siap Amankan Debat Paslon Pilkada 2024

Dengan kegagalan RETAS maju pada pilkada 2024, meninggalkan pertanyaan besar apakah Rendi akan mendukung salah satu dari empat pasangan calon lainya? hanya waktu akan menjawab pertanyaan ini.