Polisi Tenangkan Seorang Warga Saat Divaksin, Ternyata Ini Penyebabnya Dia Menangis

oleh - Views

Mateng, updateharian.com– Seorang pria, Sebut saja Putra, warga Kab. Mamuju Tengah, menangis saat disuntik vaksin Sinovac Covid-19, Minggu (20/9). Ternyata pria tersebut Phobia jarum Suntik, sehingga ia menangis dan terpaksa harus ditenangkan polisi saat di suntik. Dua orang polisi terlihat membujuk pria gonrong tersebut agar tidak takut saat Divaksin.

“Jadi tadi ada warga yang takut jarum suntik (Phobia jarum suntik) tapi tim medis berusaha menenangkannya. Akhirnya dia mau divaksin meskipun sambil menangis setelah kita bujuk langsung,” Ujar Wakapolres Mateng Kompol Ramli, yang ikut menenangkan warga tersebut saat Divaksin.

Wakapolres Mamuju Tengah menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat itu dilaksanakan oleh tim vaksinator Dokkes Polres Mamuju Tengah di halaman Mapolres.

“Vaksinasi massal ini dalam rangka Giat Gebrakan untuk menyukseskan program vaksinasi covid 19 di Indonesia sebagai langkah kongkrit dari korps Bhayangkara, dimana transformasi menuju Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan covid 19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. ,” kata Wakapolres Mamuju Tengah

Penyuntikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat itu dilaksanakan oleh Tim Vaksinator Dokkes Polres Mamuju Tengah

Kompol Ramli menjelaskan, jalur kegiatan vaksinasi dimulai dari meja pertama pendaftaran online. Lalu meja kedua pemeriksaan kesehatan (screening). Meja ketiga pemberian vaksin. Meja keempat pengambilan sertifikat.

“Kemudian observasi selamat 30 menit, apabila tidak ada keluhan, warga boleh pulang,” ucapnya.

Menurut KOMPOL Ramli, SH.M.Si, animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi masih sangat tinggi. Sebab, vaksinasi dimulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 13.30 Wib masyarakat masih mendatangi Halaman Mapolres Mamuju Tengah.

(Rls/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.