Mubes IPM Mateng, Mansyafit Sebut Kader Bisa Intelektual, Sopliadi : Proses Tidak Menghianati Hasil

oleh - Views

Mamuju, updateharian.com — Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPM) Mamuju Tengah (Mateng) di Gelar di salah satu Hotel di Mamuju. Senin, (28/12). Kegiatan dihadiri puluhan senior maupun kader dari IPM Mateng.

Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti penggunaan masker maupun handsanitizer, panitia menggelar pembukaan mubes tersebut. Ketua Demisioner IPM Mateng, Masyafit mengatakan sangat memahami kepengurusan selama periodenya belum maksimal karena berbagai dinamika , termasuk masalah covid-19.

“Kami sebagai pengurus Ikatan Pelajar mahasiswa ini mungkin ada yang kurang atau bagaimana sehingga itu menimbulkan Apakah tertentu kekecewaan atau pun seperti apa, namun sebagaimana harapan kami dan semangat kita jangan sampai gara-gara itu perpecahan ataupun kekecewaan yang berlebihan sehingga kita menganggap bahwa IPM Mateng kini dianggap sebagai organisasi perkumpulan saja. namun jangan dimaknai seperti itu, memang 1 tahun terakhir ini kami sangat menyadari bersama dengan sekretaris dan bendahara kepengurusan inti Ikatan Pelajar mahasiswa Mamuju Tengah bahwa dimulai dari bulan tiga (maret,red) memang kita sudah dihadang oleh pandemi covid 19 sehingga keaktifan dan pada kegiatan-kegiatan itu banyak yang tidak dilaksanakan sesuai program yang ditetapkan di masa jabatan pertama yang diselenggarakan sebagai pengurus kedua daripada Ikatan Pelajar mahasiswa dengan harapan saya semoga ini tidak menjadi kendala ataupun halangan bagi kita semua untuk melanjutkan hal-hal positif ke depan dan kita berdoa sama-sama mudah-mudahan diawal tahun 2021 pandemi segera berakhir.” Ucap pria yang sering di panggil Mansyah ini.

“Namun sekali lagi jangan ini menjadi alasan atau menyurutkan semangat kita sebagai generasi muda, untuk menjadi motivasi kita ke depan Supaya apa yang menjadi harapan serta cita-cita untuk Lembaga ini sendiri itu bisa tercapai tentunya menciptakan kader yang cerdas dan intelektual serta beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terakhir yang saya sampaikan terkait daripada agenda ini saya sudah berkoordinasi kepada seluruh orang tua penting ada penasehat dan dewan pelindung dari pada organisasi ini menyampaikan permohonan maafnya kepada kita semua dan khusus mungkin senior-senior yang hadir dan bahwa mereka menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir berhubung karena jarak dan waktu yang terlalu jauh dan kebetulan ada kegiatan yang tak kalah penting untuk tidak bisa ditinggalkan sehingga pelaksanaan dan pada musyawarah ini akan tetap terpantau oleh oleh mereka dan mereka merestui secara penuh daripada kegiatan kita sore hari ini Mungkin itu saja saya sampaikan kepada adik-adik sekalian dan kawan-kawan sekalian Apabila ada kesalahan selama kepengurusan kami dan sampai Pada pelaksanaan kegiatan ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” terangnya.

Ketua MPO IPM Mateng, Sopliadi mengatakan sangat mengapresiasi kinerja panitia pelaksana sehingga terselenggara acara tersebut. Ia mengatakan secara pribadi masih banyak Aktivitas kehidupan karena berbicara tentang aktivitas hampir sama dengan yang lain, namun tidak ada alasan untuk kita tidak berbicara tentang ikatan pelajar mahasiswa mamuju Tengah.

“Jujur secara pribadi saya sampaikan bahwa aktivitas saya muncul di Kabupaten Mamuju itu, saya di lembaga Ikatan Pelajar mahasiswa Mamuju Tengah. Harusnya kita ketahui bahwa proses itu ada ikatan pelajar mahasiswa Mamuju tengah karena kita punya wadah yang punya kualifikasi. saya motivasi bahwa tidak ada alasan untuk tidak terproses. Artinya organisasi ini tidak hanya lahir tapi bagaimana caranya mendistribusi teman-temannya yang punya potensi untuk kita Dorong ke ruang yangpunya tempat, karena percayalah tidak ada proses yang menghianati hasil” pesan ketua HMI Manakarra ini.

” Selamat bermusyawarah ketiga Ikatan Pelajar mahasiswa mamuju tengah, semoga ketua terpilih nantinya lebih progresif dari yang sebelumnya karena kenapa, ketika sama maka kepengurusan itu akan dianggap stagnan. ya hari ini mungkin berbicara wacana sekertariat tapi mungkin pemerintah daerah karena pajak itu dari orang tua kita seharusnya kembali ke kita lagi. mungkin terakhir saya Buka agenda ini karena saya tadi kaget untuk membuka karena tidak ada pejabat yang hadir, secara pribadi saya kecewa jadi saya harap ke depan mungkin bisa mungkin pejabat bisa kita perhatikan bisa dihadirkan.” Tukasnya

“ada kesempatan ini musyawarah besar ketiga Ikatan Pelajar mahasiswa menuju Tengah dengan tema Mempererat hubungan generasi muda Mamuju Tengah yang cerdas intelektual dan religius melalui organisasi Ikatan Pelajar mahasiswa mamuju Tengah yang bernuansa kekeluargaan ,Senin 28 Desember 2020 bertempat di hotel menuju resmi dibuka,” kuncinya dengan mengetok podium.

(WL/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *