Polresta Mamuju Proses Dugaan Pelanggaran Pemilu

oleh - Views

Mamuju, updateharian.com — Kasus Dugaan Penyalah Gunaan BLT Untuk Kepentingan Pilkada telah naik status ketahap penyidikan.

Penyidik melalui, kasat Reskrim Polresta Mamuju,  AKP Roedjito telah memeriksa sejumlah saksi.

Dugaan kasus penyalah gunaan bantuan lansung tunai (BLT) yang terjadi di wilayah kelurahan rangan, kecamatan simboro, kini telah dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Tersangka penyalah gunaan telah ditetapkan oleh polresta mamuju, yakni seorang pejabat pada kantor kelurahan rangas, kecamatan simboro kabupaten mamuju.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Roedjito menjelaskan bahwa penetapan tersangka berdasarkan pembahasan di Bawaslu, terkait laporan adanya oknum lurah yang melaksanakan pembagian BLT di rumah kepala lingkungan yang mana disitu ada terpasang baligho salah satu Paslon, sehingga laporannya di bahas di Bawaslu dan saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

“Tersangka untuk saat ini berdasarkan hasil rapat di sentra Gakkumdu di pembahasan awal itu satu orang,” kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju Akp. Roedjito, Rabu (4/11/2020).

Dalam penegasan kasat reskrim, tersangka dikenakan pasal 188 Undang-Undang nomor 1 tahun 2015, sebagaimana di ubah terakhir kali Undang-Undang nomor 10 tahun 2016, Kemudian sebagai peraturan pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, Bupati dan Walikota.

“Untuk ancaman hukumannya paling singkat satu bulan, atau paling lama enam bulan, dengan denda sedikitnya Rp. 600.000, atau paling banyak Rp. 6000.000,” ungkap kasat Reskrim Polresta Mamuju.

(Rls/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.