Ini Penjelasan Kabid Damkar Pasca Kebakaran di Jalan Mangga

oleh - Views

Mamuju updateharian.com– Pasca terjadinya Kebakaran yang mengahuskan Lima Rumah Warha dan tempat Usaha yang terjadi para hari Minggu 06/09/2020 sekitar pukul 10.00 wita lalu di Jalan Mangga Kompleks Pasara Lama Mamuju Kelurahan Binanga Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat membuat dinas terkait angkat bicara.

Kobaran Api yang menghanguskan beberapa Rumah tersebut yang berhasil di Padamkan oleh Dinas Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebaran Kabupaten Mamuju sekitar Satu Jam lamanya sehingga Api dapat di Padamkan.

Keberhasilan Personil Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju dalam memadampakan Api tersebut harusnya mendapat acungan Jempol, namun tetapi justru mendapat sorotan sekelompok kalangan Masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Idhan khalid.SE selaku kepala bidang pemadam kebakaran Kabupaten Mamuju angkat bicara terkait Mobil Pemadam Kebakaran kurang dan tidak layak lagi digunakan serta dikatakan menggunakan seragam seadanya saat memadamkan Kebakaran di Jalan Mangga.

” Perlu saya luruskan terkait pasca Kebarakan yang terjadi di Jalam Mangga Hari Minggu lalu, Armada Pemadam Kebakaran sejak dari Tahun ke Tahun begini dan bukan baru Tahun ini. Saya ini Orang paling lama di Pemadam sejak Tahun 1992 mulai kerja di Pemadam dan kalau dibilang tidak lengkap, semua Pemadam begitu di seluruh Indonesia, hanya mungkin saja persepsinya Orang-orang beda dengan yang menilai bahwa Pemadam Kebaran itu tidak lengkap,” Kata Idhan.

Dikatakannya lagi, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju juga menjelaskan bahwa Dinas Satuan Polisi Pamong Praja memikili Tujuh Unit Mobil Pemadam Kebakaran, namun semuanya semuanya sudah berusiah Belasan Tahun hingga Puluhan Tahun lamanya.

” Sampai saat ini, untuk Armada yang siap itu ada Empat Unit Tiga Armada Penembak dan Satu Tengki, dan yang rusak itu ada Tiga Unit Dua Penembak Satu Tangki jadi totalnya ada Tujuh Unit keseluruhan. Untuk Anggaran Pemeliharaan tetap ada, tetapi yang namanya barang sudah Tua meskipun sering di poles akan tetap kembali rusak, sementara bila ingin membeli Mobil Pemadam itu sangat mahal harganya Satu Unit yang paling murah itu harga Rp. 2 Milyar, baju seragan anti api harganya Rp. 15 juta satu pasang dikali 100 Orang sudah berapa memang, ditambah Helm yang harganya Rp. 1,5 Juta per satu Unit dan ditambah lagi peralatan yang lainnya sudah berapa memang totalnya, dan itu bukan menjadi kendala kami dalam bekerja namun kami akan tetap melaksanakam tugas dengan peralatan yang siap,” Tutup Idhan Khalid.

(En/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.